Blog Gizi dan Kesehatan

it's about your everyday life.
Your Ad Here
Tampilkan postingan dengan label Pola makan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pola makan. Tampilkan semua postingan

Formula Sederhana dalam mencapai Berat Badan Ideal  

Banyak pertanyaan mengenai bagaimana menurunkan berat badan dan cara menaikkan berat badan yang masuk ke email dan blog ini. Jika anda berkunjung ke toko buku, anda akan mendapatkan berbagai jenis diet untuk kedua hal tersebut diatas. Atau yang sekarang banyak beredar produk untuk menaikkan berat badan dan menurunkan berat badan. Pertanyaannya efektifkan mereka?

Dengan jujur saya akan menjawab, jika semua hal tersebut dijalankan dengan benar dan mengikuti aturan, maka tujuan anda akan tercapai. Diet dan produk-produk tersebut merupakan alat bantu saja. Artinya masih ada faktor lain. Ada sebuah formula sederhana yang harus anda pahami sebelum anda akan memilih sebuah jenis diet atau mencoba produk pelangsing/penambah berat tubuh

Bagaimana caranya jika saya ingin menurunkan berat badan?
Anda harus mengkonsumsi 500-1000 kalori lebih sedikit dari jumlah kalori/energi yang anda gunakan untuk aktivitas tubuh anda setiap harinya. Sebagai contoh, jika pengeluaran energi anda 2500 kalori/hari, maka anda harus makan makanan yang hanya mengandung 1500-2000 kaori. Tapi terkadang mengurangi porsi makan dan merubah jenis makanan adalah hal yang berat. Jika anda termasuk orang yang berkeberatan mengurangi porsi makan, maka yang anda harus lakukan adalah meningkatkan jumlah energi yang dibakar tubuh untuk aktivitas. Bisa dengan olahraga,atau kegiatan fisik lainnya yang sedikit lebih berat. seperti jika anda biasa naik lift, maka untuk membakar ekstra 500 kalori berarti anda harus naik dan turun lift di kantor.


Bagaimana caranya jika saya ingin menaikkan berat badan?

Caranya adalah kebalikan dari rumus diatas. Andfa harus mengkonsumsi kalori 500-1000 kalori lebih tinggi dari jumlah energi/kalori yang anda bakar untuk aktifitas setiap harinya. Tetapi rumus ini bukan artinya anda makan lebih banyak 500-100 kalori saja. kenapa?karena jika anda hanya melebihkan jumlah yang anda makan tanpa olahraga, maka kelebihan kalori ini akan disimpan sebagai lemak disekitar perut dan pinggang anda. Akibatnya pertambahan berat badan yang anda inginkan malah menjadikan perut anda buncit. Yang bagus adalah selain anda meningkatkan asupan kalori, anda juga berolahraga. Tujuan olahraga disini adalah bukan untuk membakar kalori, namun lebih kepada untuk membentuk massa otot. Sehingga olahraga yang dipilih sebaiknnya yang dapat membesarkan massa otot annda. Dengan cara ini, selain berat anda bertambah, tubuh anda juga akan terlihat lebih proporsional.

Silahkan memilih diet yang anda sukai, namun jangan lupakan 2 rumus diatas.


Read More...
AddThis Social Bookmark Button

Ga Sarapan, Berat Badan Naik?  


Sudah banyak artikel kesehatan yang menekankan pentingnya sarapan pagi bagi die penurunan berat badan. Namun baru kali ini saya menyadari kebenaran saran tersebut. Seminggu yang lalu saya tugas ke daerah Sumatera Selatan. Tuntutan pekerjaan yang cukup padat dan mobilitas yang tinggi memaksa saya untuk menunda sarapan dan menggantinya dengan segelas kopi ataupun teh manis. Alhamdulillah selama 1 minggu disana dengan pola makan yang hanya 2 kali makan, kesehatan saya tidak mengalami gangguan, walaupun aktivitas disana cukup berat dan cukup panjang.

Pada saat saya kembali ke kantor, banyak teman-teman yang berkomentar bahwa berat saya bertambah. Hal ini tidak saya sadari. Namun saya menduga hal ini karena selama 1 minggu, saya tidak sarapan pagi. Kenapa bisa? Sarapan pagi sebenarnya penting bagi kesehatan. Perut kita kosong lebih dari 10 jam dari terakhir kita makan malam. Dengan adanya sarapan pagi makan tubuh mempunyai cukup energi untuk persiapan aktivitas kita.

Secara tidak disadari, saya meningkatkan porsi makan di siang hari dan malam hari sebagai kompensasi atas porsi sarapan yang hilang. Sepertinya tubuh juga beradaptasi dengan efisiensi penyerapan zat gizi yang lebih baik pada saat saya tidak sarapan. Sehingga walaupun aktivitas saya tinggi, namun tubuh menyerap zat gizi dan energi lebih baik pada makanan yang saya konsumsi.

Dalam hal diet penurunan berat badan, sarapan memegang peranan penting dalam pengendalian asupan kalori yang masuk ketubuh. Disarankan untuk meningkatkan persentase asupan kalori pada saat sarapan, dengan mengurangi porsi makan siang dan mengkompensasikannya dengan makan lebih banyak pada saat sarapan. Sehingga pada saat makan siang kita tidak terlalu lapar, dan porsi makan siang pun menjadi lebih sedikit. Ingat pada saat lapar, kecenderungan kontrol kita terhadap apa yang kita makan menjadi berkurang, atau kita lebih banyak mengambil lauk-pauk dalam jumlah yang lebih besar.

So, jika anda ingin mempertahankan berat tubuh anda jangan lupakan sarapan pagi. Sarapan hingga kenyang agar tidak perlu ngemil pada saat sebelum makan siang. Have a tasty breakfast then....

Read More...
AddThis Social Bookmark Button

Awas..! Gorengan Berbahaya  


Anda suka dan terbiasa makan jajanan gorengan. Jika benar, berhati-hatilah. Sebab, bagi seseorang yang suka makan gorengan tiap harinya picu penyakit degeneratif.

"Banyak orang yang tidak tahu bahwa kebiasaan makanan gorengan adalah makanan yang memiliki risiko tinggi bagi kesehatan dan menjadi pemicu penyakit degeneratif," ujar ahli penyakit dalam RSU dr Soetomo Surabaya, Prof Dr dr Yogiantoro SpPD-KGEH saat berbincang-bincang kepada detiksurabaya.com, Jumat (11/4/2008).

Penyakit degenarif itu antara lain, penyakit diabetes mellitus, kardiovaskular, serta stroke. Satu makanan gorengan, setara dengan tiga potong jenis makanan gorengan lauk dan lima potong makanan selingan atau dua potong lauk dan delapan potong makanan selingan.

Prof Yogi menjelaskan, pola makan makanan yang serba instan saat ini memang sangat digemari sebagian masyarakat perkotaan. Gorengan dan jenis makanan murah meriah lain kini juga mudah didapat karena banyak dijual di pinggir jalan.

"Penyakit degeneratif ini tidak menular. Tapi penyakit ini sudah menjadi penyakit serius di seluruh warga di seluruh dunia," tambahnya.

Penyakit kardiovaskular atau penyakit terkait kelainan pembuluh darah dan jantung kini menjadi pembunuh rangking pertama bagi usia di atas 40 tahun.

Sedangkan, kata dia, penyakit kardiovaskular disebabkan oleh tingginya kadar kolesterol total, LDL, dan trigliserida serta penurunan kadar HDL dalam darah.

"Tiap tahun, penyakit degeneratif akibat kebiasaan makan gorengan selalu meningkat. Peningkatan itu diakibatkan oleh dampak modernisasi yang mengubah perilaku sebagian masyarakat Indonesia menjadi pengonsumsi makanan yang rendah serat dan tinggi lemak," tegasnya.

sumber: Fatichatun Nadhiroh - DetikSurabaya

Read More...
AddThis Social Bookmark Button

Faddy Eating  

Pernahkah anak anda hanya ingin memakan makanan tertentu saja, dan makanan yang ia inginkan merupakan makanan yang memang sedang populer? Jika ya, maka itu dinamakan faddy eating. Hal ini wajar, karena pada dasarnya anak bersifat meniru dan mencontoh lingkungan sekitarnya. Iklan makanan fast food dan trend makanan cepat saji di televisi yang cukup menarik, membuat anak kita ingin menyantap makanan tersebut berulang-ulang.

Kadang kita sebagai orang tua khawatir, karena pada faddy eating anak hanya mau mengkonsumsi makanan tertentu saja. Hal ini tidaklah perlu terlalu dicemaskan. Pada suatu saat anak pasti akan bosan jika beberapa lama tidak mendapatkan aneka ragam menu. Yang penting ketika tengah menyukai makanan tertentu, imbangi dengan kelengkapan gizi dari sumber lain. Janganlah bosan memberikan alternative lain, biarpun dia hanya mau menu tertentu.

Satu hal perlu dicamkan, penolakan tak selamanya berarti dia tidak akan mau memakan suatu makanan. Sebaiknya makanan yang sama dicoba disajikan dengan penampilan yang berbeda. Sayuran yang ditolak bisa disajikan secara lain dengan mencampurkannya pada sumber protein, misalnya ayam isi sayuran, nugget isi sayuran dan lain-lain. Jika suatu waktu anak menolak daging, cari alasannya. Yang Mungkin karena rasanya, atau karena ada seratnya. Meskipun bisa diganti dengan ayam, ikan, telur dan lain sebagainya, perlu dipertimbangkan bahwa selain seumber protein, daging juga mengandung zat besi, vitamin B dan lain-lain. Bagaimanapun daging tetap harus diberikan.

Strategi menanggulangi anak yang menolak makanan:

  • Batasi makanan selingan yang mengandung kalori kosong. Sebagai selingan, berikan buah atau makanan lain yang gizinya lengkap
  • Kalau anak menolak sayuran, berikan dalam bentuk blender dicampur dengan lauk atau jajanan (selingan)
  • Belilah makanan yang memang disenangi anak
  • Sangat penting untuk memperkenalkan aneka makanan yang bisa diterima sesuai usianya sejak dini
  • Makanan baru bisa diberikan sambil bermain sampai anak mengenal dan mau memakannya
  • Usahakan penampilan makanan sesuai imajinasinya. Bentuk tampilan yang lucu bisa menggugah selera
  • Waktu makan adalah kesempatan untuk mensosialisasikan kepada anak, manfaatkan sebaik mungkin untuk berdialog. Lakukan dengan kasih saying dan jangan sampai anak merasa adanya paksaan untuk melakukan hal yang tidak disenanginya. Usahakan waktu makan tidak terganggu oleh kegiatan lain misalnya menonton televisi
  • Mengundang atau mengajak makan anak seumuran sangat baik karena anak bisa meniru temannya
  • Untuk membuat anak menyukai buah hindari atau batasi makanan yang mengandung gula karena rasa manis sangat disenangi
  • Jika berat badan kurang, anak membutuhkan makanan berkalori lebih tinggi guna mengejar kekurangannya. Berikan susu full cream dan produk olahannya seperti keju, milkshake, es krim dan hindari produk low fat. Perlu diingat kebanyakan susu dan minuman manis membuat anak kenyang sehingga makananan utamanya tidak terkonsumsi
  • Memberikan porsi besar pada piringnya membuat anak tidak bernafsu makan. Berikan porsi secukupnya dan menarik. Tambahan porsi boleh diberikan jika anak memang masih menghendaki
  • Jangan terus menerus memberikan menu masakan yang sama, variasikan bahan dan rasanya. Menu yang sama akan membuat anak bosan. Dampak lain anak tidak cepat mengenal menu lain.

Read More...
AddThis Social Bookmark Button